Selasa, 13 Maret 2012

Pasar Oligopoli

Pendahuluan

Pasar
Suatu system, intuisi, prosedur, hubungan social, dan infrastruktur yang memiliki usaha menjual barang, jasa, dan tenaga kerja untuk orang-orang dengan imbalan uang disebut dengan pasar. Dipasar, barang dan jasa dijual menggunakan alat pembayaran yang sah seperti uang fiat. Ini adalah sebuah kegiatan dari perekonomian. Dan pengaturan yang memungkinkan pembeli dan penjual untuk barang pertukaran. Dipasar sebuah persaingan sangatlah penting, dan ini yang memisahkan pasar dari perdagangan. Dua orang mungkin dikatakan perdagangan, tetapi dibutuhkan setidaknya tiga orang untuk memiliki pasar, sehingga bisa timbul sebuah persaingan antara dua belah pihak. Pasar bervariasi dalam ukuran, jangkauan, skala geografis, lokasi jenis dan berbagai komunitas manusia, serta jenis barang dan jasa yang diperdagangkan. Beberapa contoh termasuk pasar petani lokal yang diadakan di alun-alun kota atau tempat parkir, pusat perbelanjaan dan pusat perbelanjaan, mata uang internasional dan pasar komoditas, hukum menciptakan pasar seperti untuk izin polusi, dan pasar ilegal seperti pasar untuk obat-obatan terlarang. Dalam ilmu ekonomi mainstream, konsep pasar adalah setiap struktur yang memungkinkan pembeli dan penjual untuk menukar jenis barang, jasa dan informasi. Pertukaran barang atau jasa untuk uang adalah transaksi. Pasar peserta terdiri dari semua pembeli dan penjual yang baik yang memengaruhi harga nya. Pengaruh ini merupakan studi utama ekonomi dan telah melahirkan beberapa teori dan model tentang kekuatan pasar dasar penawaran dan permintaan. Ada dua peran di pasar, pembeli dan penjual. Pasar memfasilitasi perdagangan dan memungkinkan distribusi dan alokasi sumber daya dalam masyarakat. Pasar mengizinkan semua item yang diperdagangkan untuk dievaluasi dan harga. Sebuah pasar muncul lebih atau kurang spontan atau sengaja dibangun oleh interaksi manusia untuk memungkinkan pertukaran hak (kepemilikan) jasa dan barang. Secara historis, pasar berasal di pasar fisik yang sering akan berkembang menjadi - atau dari - komunitas kecil, kota dan kota.

Macam-macam pasar salah satunya adalah Oligopoli. Pasar oligopoli adalah pasar di mana penawaran satu jenis barang dikuasai oleh beberapa perusahaan. Umumnya jumlah perusahaan lebih dari dua tetapi kurang dari sepuluh. Dalam pasar oligopoli, setiap perusahaan memposisikan dirinya sebagai bagian yang terikat dengan permainan pasar, di mana keuntungan yang mereka dapatkan tergantung dari tindak-tanduk pesaing mereka. Sehingga semua usaha promosi, iklan, pengenalan produk baru, perubahan harga, dan sebagainya dilakukan dengan tujuan untuk menjauhkan konsumen dari pesaing mereka. Praktek oligopoli umumnya dilakukan sebagai salah satu upaya untuk menahan perusahaan-perusahaan potensial untuk masuk kedalam pasar, dan juga perusahaan-perusahaan melakukan oligopoli sebagai salah satu usaha untuk menikmati laba normal di bawah tingkat maksimum dengan menetapkan harga jual terbatas, sehingga menyebabkan kompetisi harga di antara pelaku usaha yang melakukan praktik oligopoli menjadi tidak ada. Struktur pasar oligopoli umumnya terbentuk pada industri-industri yang memiliki capital intensive yang tinggi, seperti, industri semen, industri mobil, dan industri kertas. 

Teori

Secara teoritis oligopoli adalah persaingan pasar yang hanya terdiri atas beberapa perusahaan yang melayani konsumen untuk jenis produk tertentu. Oligopoli bisa dibentuk dengan kesepakatan (biasanya kesepakatan untuk jumlah produksi dan penetapan harga jual) atau tanpa kesepakatan (mengekor) yang biasanya akan menghasilkan Kurva Patah (Kinked Demand) dalam strategi penentuan harga.
Karakteristik pasar oligopoli.
1. Hanya sedikit perusahaan dalam industri (few number of firms)
2. Produk homogen atau terdiferensial (homogen of differentiated product)
3. Pengambilan keputusan yang saling mempengaruhi (interdependence decision)
4. Kompetisi non harga (non pricing competition)
Faktor-faktor terbentuknya pasar oligopoli.
Ada dua factor penting penyebab terbebtuknya oasar oligopoly.
       a.  Efisiensi Skala Besar
       b.  Kompleksitas Manajemen
Ciri-ciri pasar oligopoli.
- Hanya ada beberapa perusahaan yang mendominasi pasar.
- Jenis produk ada yang terdeferensiasi dan ada yang tidak.
- Terdapat rintangan yang kuat untuk masuk ke pasar oligopoli karena investasinya yang tinggi.
- Persaingan melalui iklan sangat kuat.
Kelebihan pasar oligopoli.
- Terdapat sedikit penjual karena dibutuhkan biaya investasi yang besar.
- Jumlah penjual yang sedikit membuat penjual dapat mengendalikan harga dalam tingkat tertentu.
- Bila terjadi perang harga, konsumen akan diuntungkan.

Pembahasan

Umunya banyak perusahaan yang beraliansi/melakukan kolusi antar perusahaan hilir dan hulu untuk menguasai pasar/mempersempit peluang masuk bagi pemain baru. Kasus mocin (motor china) yang masuk ke pasar motor di Indonesia terkendala karena “hambatan” image dan praktek kolusi pemain lama seperti yamaha, honda dan suzuki untuk melemahkan image Mochin (misalnya menggugat desain, iklan ketahanan mesin dan layanan purna jual).

Contoh soal (KASUS)

Sebuah perusahaan oligopolis menghadapi dua permintaan:
Q1   =  200 – 10P adalah permintaan jika pesaing tidak bereaksi terhadap keputusan perusahaan.
Q2   =  100 – 4P adalah permintaan jika pesaing bereaksi terhadap
keputusan perusahaan.
a)   Gambarkan kurva permintaan dan penerimaan marjinal (MR) yang relevan bagi  perusahaan..
b)  Pada harga jual berapa pesaing akan bereaksi?
c)  Hitung interval harga jual yang menyebabkan perusahaan tidak akan mengubah output.
Jawab:
a) Pada kurva permintaan yang relevan adalah   ABF (garis tebal). Di atas P* sampai di titik A, perilaku perusahaan tiodak mengundang reaksi pesaing, sehingga kurva permintaan yang relevan adalah AB. Jika perusahaan menetapkan harga di bawah P* pesaing akan bereaksi, karena itu kurva permintaan yang relevan adalah BF. Sehingga kurva MR yang relevan adalah ACDE>.
b) Perusahaan pesaing akan bereaksi jika harga jual yang ditetapkan lebih rendah dari P*. Karena P* adalah titik potong Q1 dengan Q2 maka besarnya P* dapat diketahui:
            Q1 = 200 – 10P
            Q2 = 100 – 4P          dimana Q1 = Q2
          0 = -100 – 6P
            P* = 50/3 = 16 2/3
Pesaing akan bereaksi jika perusahaan menjual barang dengan harga lebih rendah dari 16 2/3 per unit.
c) Dari jawaban (b), kita dapat megetahui jumlah output keseimbangan adalah:
            Q*  =  200 – 10P
                   =  200 – 10(16 2/3)
                   =  33 1/3 unit
            Koordinat titik B adalah Pada Q = 33 1/3 dan P = 16 2/3
            Tampak pada Diagram 11.6 interval harga di mana perusahaan tidak mengubah output adalah antara Pr sampai dengan Pe (yaitu pada MR yang vertikal CD)
            Pada posisi titik C (yaitu harga Pe):
            Berada pada MR! Pada saat Q = 33 1/3
            MR1    =      TR1
                               --------
                                   Q
            TR1      =     P.Q
            Q = 200 – 10P – P = 20-1/10Q
            TR1  =   (20 – 1/10Q)Q = 20Q – 1/10Q2
            MR1   =     TR1       =     20 – 1/5Q
                            ----------
                                Q
            Q*  =   33 1/3 – MR1 = 20 – 1/5 (33 1/3) = 13 1/3
        Jadi Pe  =  13 1/3
Posisi titik D (yaitu harga Pr):
Berada Pada MR2 pada saat Q = 33 1/3

MR2  =       TR2
                  --------
                      Q
TR2   =   P.Q
    Q   =  100 – 4P – P = 25 – 1/4Q
TR2  =  (25 -1/4 Q)Q  = 25Q – 1/4Q2
MR2    =      TR2     =    25 – ½ Q
                   --------
                       Q
Q*  =   33 1/3 – MR2 = 25 – ½ (33 1/3)  =  8 1/3
Jadi Pe = 8 1/3
Dengan demikian interval harga jual per unit di mana perusahaan tidak mengubah output adalh antara 8 1/3 sampai dengan 13 1/3 atau pada MR vertical yaitu CD.









Read More...

Pasar Persaingan Sempurna

                                                   sumber : http://ruko.blogdetik.com/

Pendahuluan

Pasar
Suatu system, intuisi, prosedur, hubungan social, dan infrastruktur yang memiliki usaha menjual barang, jasa, dan tenaga kerja untuk orang-orang dengan imbalan uang disebut dengan pasar. Dipasar, barang dan jasa dijual menggunakan alat pembayaran yang sah seperti uang fiat. Ini adalah sebuah kegiatan dari perekonomian. Dan pengaturan yang memungkinkan pembeli dan penjual untuk barang pertukaran. Dipasar sebuah persaingan sangatlah penting, dan ini yang memisahkan pasar dari perdagangan. Dua orang mungkin dikatakan perdagangan, tetapi dibutuhkan setidaknya tiga orang untuk memiliki pasar, sehingga bisa timbul sebuah persaingan antara dua belah pihak. Pasar bervariasi dalam ukuran, jangkauan, skala geografis, lokasi jenis dan berbagai komunitas manusia, serta jenis barang dan jasa yang diperdagangkan. Beberapa contoh termasuk pasar petani lokal yang diadakan di alun-alun kota atau tempat parkir, pusat perbelanjaan dan pusat perbelanjaan, mata uang internasional dan pasar komoditas, hukum menciptakan pasar seperti untuk izin polusi, dan pasar ilegal seperti pasar untuk obat-obatan terlarang. Dalam ilmu ekonomi mainstream, konsep pasar adalah setiap struktur yang memungkinkan pembeli dan penjual untuk menukar jenis barang, jasa dan informasi. Pertukaran barang atau jasa untuk uang adalah transaksi. Pasar peserta terdiri dari semua pembeli dan penjual yang baik yang memengaruhi harga nya. Pengaruh ini merupakan studi utama ekonomi dan telah melahirkan beberapa teori dan model tentang kekuatan pasar dasar penawaran dan permintaan. Ada dua peran di pasar, pembeli dan penjual. Pasar memfasilitasi perdagangan dan memungkinkan distribusi dan alokasi sumber daya dalam masyarakat. Pasar mengizinkan semua item yang diperdagangkan untuk dievaluasi dan harga. Sebuah pasar muncul lebih atau kurang spontan atau sengaja dibangun oleh interaksi manusia untuk memungkinkan pertukaran hak (kepemilikan) jasa dan barang. Secara historis, pasar berasal di pasar fisik yang sering akan berkembang menjadi - atau dari - komunitas kecil, kota dan kota. ada empat macam pasar, salah salah satunya adalah pasar persaingan sempurna. 

Suatu pasar bisa dikatakan pasar persaingan sempurna, bila mana penjual dan pembeli yang sama-sama telah mengetahui keadaan pasar. Barang yang diperjualbelikan  dalam pasar persaingan sempurna bersifat homogen (sejenis). Pembeli tidak dapat membedakan apakah suatu barang berasal dari produsen A, produsen B, atau produsen C? Oleh karena itu, promosi dengan iklan tidak akan memberikan pengaruh terhadap penjualan produk. Selain itu, baik penjual ataupun pembeli tidak bebas menentukan harga, karena harga ditentukan oleh kekuatan pasar. Harga terbentuk melalui mekanisme pasar dan hasil interaksi antara penawaran dan permintaan sehingga penjual dan pembeli di pasar ini tidak dapat memengaruhi harga dan hanya berperan sebagai penerima harga (price-taker).

Teori

Kajian teoritis : harga Pasar berasal dari keseimbangan umum sehingga pasar sebagai “penerima harga” (Price taker).

Karakteristik Pasar Persaingan Sempurna      
Beberapa karakteristik agar sebuah pasar dapat dikatakn persaingan sempurna:
  • Semua perusahaan memproduksi barang yang homogen    (homogeneous product)
  • Produsen dan konsumen memiliki pengetahuan / informasi   sempurna (perfect     knowledge)
  • Output sebuah perusahaan relative kecil dibanding output pasar (small relatively output)
  • Perusahaan menerima harga yang ditentukan pasar (price taker)
  • Semua perusahaan bebas masuk dan keluar pasar (free entry and exit)
Ciri ciri pokok pasar persaingan sempurna
1. Banyak penjual dan pembeli
Dalam pasar persaingan sempurna pengaruh individual sangat relatif kecil. Dengan demikian, penjual individu tidak mempunyai pengaruh terhadap harga penjualan mereka karena harga tersebut ditentukan oleh kondisi permintaan dan penawaran.
2. Produk-produk Homogen
Dalam pasar persaingan sempurna, produk yang ditawarkan oleh para penjual yang saling bersaing adalah identik. Artinya produk tersebut secara fisik sama dan menurut anggapan konsumen semua produk tersebut serba sama antara satu dengan yang lain. Pasar yang bebas dimasuki dan ditinggalkan. Oleh karena seorang produsen/ penjual hanya menghasilkan sebagian kecil saja dari barang/jasa yang ditawarkan, maka produsen dapat saja meninggalkan pasar dengan dengan mudah dan memasuki kembali
3. Konsumen mengatuhui kondisi pasar
Kondisi pasar diketahui olehkonsumen sangat baik sehingga konsumen tidak dapat melakukan hal-hal yang bertentangan dengan kondisi pasar tersebut.
4. Faktor-faktor produksi bergerak bebas
Faktor-faktor produksi dalam pasar persaingan sempurna dapat ebrgerak bebas karena banyaknya penjual dan pembeli.
5. Tidak ada campur tangan pemerintah
Harga ditentukan oleh mekanisme permintaan dan penawaran sehingga pemerintah tidak dapat ikut campur dlam penentuan harga. Konsekuensi dan ciri-ciri persaingan sempurna adalah sebagai berikut:

6. Masing-masing penjual hanya berperan sebagai penerima harga
Kurva permintaan yang dihadapi oleh setiap penjual secara individual berbeda dengan kurva permintaan pasar. Produsen tidak perlu bersaing karena adanya homogenitas barang dan banyaknya produsen. Penjual tidak mungkin melakukan persaingan harga dengan maksut merebut pasar karena harga dalaha sesuatu yang harus diterima oleh masing-masing produsen.
Barang yang ditawarkan penjual akan laku berapun jumlahnya tanpa mengalami penurunan harga. Bentuk pasar persaingan sempurna sangat sulit ditemui dalam kehidupan sehari-hari, namun sangat bermanfaat untuk mempelajari konsep-konsep pasar lainnya dalam ilmu ekonomi.
Kebaikan pasar persaingan sempurna? Tidak terdapat kegiatan saling menyaingi antar penjual
? Penjual tidak mungkin melakukan perebutan harga karena harga dalah suatu yang harus diterima oleh para produsen. Barang yang akan ditawarkan penjual akan laku berapapun jumlahnya tanpa mengalami penurunan harga. Informasi tentang pasar telah diketahui oleh saingan usaha dan usaha untuk menyaingi perusahaan lainnya tidak akan menghasilkan apa-apa.
Kelemahan-kelemahan pasar persaingan sempurna pasar persaingan sempurna sulit dijumpai karena, homogenitas barang adalah syarat yang sulit dilaksanakan karena konsumen sering datang ke pasar heterogen.
7. Harga tidak dapat ditawar lagi
Adanya kemajuan IPTEK menyebabkan adanya persaingan produk dalam hal kualitas dan kuantitas antar produsen. Keuntungan yang didapt oleh pedagang sudah dapat diprediksi karena harga tidak dapat dipengaruhi oleh pedagang. Black market dapat muncul sewaktu-waktu.

Keputusan perusahaan untuk tutup-buka/keluar-masuk

Jangka pendek(tutup-buka)
Bila pendapatan yang diperoleh dari berproduksi lebih kecil dari pada biaya variabel produksi
  1. Bila TR <  VC
  2. Bila AR < AVC
  3. Bila P < AVC
Jangka panjang(keluar-masuk)
Bila pendapatan lebih kecil dari total biaya yang dikeluarkan
  1. TR < TC
  2. AR < AC
  3. P < AC

Laba profit
•         Laba (h) = TR – TC Û (TR/Q-TC/Q)*Q
•         Laba (h) = (P – AC)*Q
Laba maksimum
•         Syarat : MC = MR, à MR=AR=P= D=MC
•         Total profit maks bila AC di titik terendah

Pembahasan

Idealnya persaingan sempurna tidak pernah ada sesuai dengan cirinya, akan tetapi penjual produk yang sama akan cenderung membentuk pasar yang sempurna dengan penetapan harga secara konvensi (kesepakatan pasar). Pasar beras dan buah di pasar induk kramat jati Jakarta bisa dijadikan contoh.

Contoh soal (KASUS)

Sebuah perusahaan jam beroperasi dalam pasar persaingan sempurna. Biaya produksi dinyatakan sebagai C = 100 + Q2, dimana C adalah biaya. Biaya tetap (FC)
Adalah 100. jika harga jual jam per unit adalah 60:
Berapa jumlah jam yang harus diproduksi untuk mencapai laba maksimal?
Berapa besar laba maksimal?
Jawab
       Dalam pasar persaingan sempurna, produsen adalah penerima harga (price    
       taker)
       Karena itu fungsi penerimaan total TR = P x Q = 60Q
                   TR
      MR =  --------   =  60
                    Q
      Jika  C = 100 + 2Q maka biaya marjinal (MC) adalah    TC          atau
                                                                                          --------
                                                                                              Q
        MC = 2Q
a)   Laba maksimal tercapai pada saat MR = MC
             60 = 2Q
               Q = 30 unit
      Jumlah jam yang harus diproduksi untuk mencapai laba maksimum
       adalah 30 unit.
b)   Besar laba maksimum (maks):
            Jika C = 100  + Q2
            AC =  100 + Q
                      ------
                        Q
Pada saat Q = 30 maka AC =  100   + 30  = 33 1/3
                                                      -------
                                                         30
maks = Q (P- AC) = 30(60 - 33 1/3)    =  800





Read More...
(Hak Cipta)Yulianto_Taufiq. Diberdayakan oleh Blogger.


 

© Copyright by yulianto_taufiq | Template by BloggerTemplates | Blog Templates at Fifa World